Fedi Nuril Yakin Keluarga Pelaku Tabrakan di Tugu Tani Malu
JAKARTA- Pelaku tabrakan maut di Tugu Tani, Jakarta, Afriyani banyak mendapat kecaman. Namun, Fedi Nuril berpendapat, masyarakat harusnya tak perlu banyak mencaci pelaku yang menyebabakan kematian 9 orang itu.
“Masyarakat jangan terlalu banyak kasih opini dan komentar. Biarkan ini urusan Afriyani, keluarganya, keluarga korban, dan pengadilan nanti. Enggak usah banyak komentar, tetap doain kasih aura positif,” ucap Fedi ditemui di studio RCTI, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Sabtu (28/1/2012).
Menurutnya, bukanlah hal yang mudah bagi Afriyani menanggung rasa bersalahnya atas apa yang telah dia perbuat. Gitaris band Garasi ini yakin pihak keluarga tersangka pastinya akan melakukan segala cara untuk meminta maaf kepada korban.
“Sangat tidak mudah, menanggung malu rasa bersalah, menurut gue buat Afriyani saat ini butuh dukungan keluarga. Kalau lihat kejadian, yang nabrak pasti syok, gue yakin mereka coba segala cara untuk minta maaf ke keluarga korban, keluarga Afriyani pasti sangat berharap dimaafkan,” tukasnya.(rik)
Pasangannya Pelaku Paedofil, Peserta ‘Take Me Out’ Ketakutan
LONDON- Caroline Mellor merasa ketakutan karena terus diteror pria yang pernah menjadi pasangannya di acara Take Me Out bernama Jim Brown. Meski terus menghindar, Jim terus berupaya menghubungi Caroline.
Caroline dan Jim pernah dipertemukan dalam sebuah ajang pencarian jodoh itu pada tahun 2010. Karena merasa tak cocok, Caroline perlahan menghindari pria yang berprofesi sebagai pegulat itu.
Jim tahun lalu ditangkap karena melakukan tindakan pelecehan seksual di kolam renang khusus anak-anak. Bahkan, setelah rumahnya diperiksa, Jim banyak menyimpan gambar porno anak-anak di komputernya.
“Awalnya kami saling berkirim pesan. Tapi aku memutuskan tidak lagi dan menghindari dia karena dia terus menggertakku. Itu membuatku takut. Dua tahun setelah acara itu, dan aku masih takut padanya,” aku Caroline seperti dikutip The Sun, Kamis (26/1/2012).
Pada bulan Desember 2011, Jim bebas bersyarat setelah hanya menjalani hukuman penjara selama tiga bulan. Kasus Jim kali ini kembali mencoreng nama ‘Take Me Out’, khususnya di daratan Inggris.
Sebelumnya, skandal pesta seks ‘Take Me Out’ versi Inggris terbongkar. Selain itu, beberapa pesertanya juga belakangan mengakui pernah menjadi pelacur dan gigolo. Namun, pihak ‘Take Me Out’ tentu tak mau disalahkan begitu saja.
“Kami sudah sangat ketat menyeleksi latar belakang para peserta sejalan dengan praktik industri. Keselamatan para kontenstan kami merupakan hal penting bagi kami,” kata juru bicara rumah produksi yang membuat ‘Take Me out’ versi Inggris.
Di Indonesia sendiri, program Take Me Out pernah diwarnai skandal foto bugil pemenangnya, Ayu Oktasari. Bahkan akibat foto bugil itu, Ayu gagal menikah dengan Egy, pasangannya di ‘Take Me Out’ Indonesia.(rik)
Categories: Entertainment Tags: Ketakutan, Out', Paedofil, Pasangannya, Pelaku, Peserta, Take
Janji Beri Sumbangan, Pelaku Pelecehan Mangkir
HONG KONG – Setelah terjerat kasus pelecehan seksual, Benny Chen berjanji akan memberikan sumbangkan kepada Yayasan End Child Sexual Abuse Foundation. Namun hingga kini dia belum memenuhi janjinya. ”Saya sudah lama menunggu kapan Benny akan memberikan sumbangan yang dijanjikannya pada kami,” tutur Josephine Siao, pendiri yayasan seperti yang dilansir Xi Msn, Senin (26/12/2011). Menanggapi pemberitaan itu, aktor yang tengah berada di Hengdian tidak mengelak kalau belum menepati janjinya. ”Jika tidak besok, mungkin lusa saya akan datang memberikan sumbangan,” ucap Benny. Benny berkilah sengaja mangkir dari niatnya memberikan uang demi mendapat pengampunan dari Guru Sin. ”Saya bukan anak-anak yang harus digiring, nanti juga saya nyumbang,” jelasnya. Sebelumnya, Benny terlibat skandal pelecehan seksual terhadap artis Chen Jiahuan atau akrab disapa Rose Chen (19), saat syuting film di Hengdian, China.Setelah laporan dan foto-foto yang dipublikasikan, guru besar Rose Chen, Lim Kwok berencana membawa masalah itu ke polisi. Menyadari situasi gawat ini, Benny dan istrinya Lisa Chiang menggelar konferensi pers meminta maaf atas ulahnya. Ternyata, permohonan maaf Benny tidak tidak berhasil meluluhkan hati masyarakat. Awal bulan ini, aktor kawakan itu menerbitkan permintaan maaf publik di surat kabar utama berbagai di Hong Kong, dan China. Benny juga berjanji untuk menyumbangkan ke Yayasan End Child Sexual Abuse Foundation, akhirnya mendapatkan pengampunan Guru Sin.(efi)
Pelaku Penipuan Terhadap Anang Sudah Tertangkap
JAKARTA – Pasangan artis Anang Hermansyah dan Ashanty mendatangi Mapolda Metro Jaya, Jakarta Kamis malam. Keduanya mengaku datang untuk menghadiri acara ulang tahun pejabat Polda Metro Jaya.
Kasat Jatantras Polda Metro Jaya, Ajun Komisaris Besar Helmy Santika mengatakan, kedatangan pasangan selebriti ke kantornya itu lantaran tertipu oleh seseorang.
“Dia Ditipu Rp150 juta, selain Anang ada korban-korban lainnya bukan artis. Kerugiannya kira-kira Rp3 miliar,” kata Helmy saat dihubungi wartawan, Kamis (22/12/2011) malam.
Namun kata Helmy, pelakunya sudah tertangkap di sebuah mal kawasan Jakarta Selatan. “Tersangkanya sudah ditangkap di Citos kemarin atas nama UR, modusnya UR menawarkan program dan proyek,” lanjutnya
Kedatangan Anang dan Ashanty ke Polda Metro Jaya, kata Helmy, diperiksa sebagai saksi dan korban. “Kasus penipuan yang dilakukan UR,” pungkasnya.(ahm)
Categories: Entertainment Tags: Anang, Pelaku, Penipuan, Sudah, terhadap, Tertangkap
Solbi Lega Pelaku Penyebar Video Seks Miripnya Ditangkap
SEOUL – Solbi sempat terguncang saat menghadapi kasus peredaran video porno mirip wajahnya. Namun kini, dia merasa lega setelah polisi berhasil menangkap pelaku pembuat dan penyebar video. Dari hasil investigasi kepolisian Korea, ditangkap seorang penyebar bernama Kim (18) serta empat pelaku yang bertanggung jawab mengunggah video klip seorang gadis yang wajahnya mirip dia. Serta memberi judul video ‘Solbi and Manager Sex Tape (HD)’. Dalam aksinya, Kim dan pelaku lainnya memberi setiap judul berbeda untuk setiap gambar yang mereka posting di blog atau hard drive web. Demikian seperti dilansir Soompi, Kamis (10/11/2011). Yang membuat miris, para pelaku ini merupakan siswa sekolah menengah, mahasiswa, bahkan penjual asuransi. Ketika ditanya alasan mereka melakukan hal tersebut, mereka menjawab hanya untuk bersenang-senang, atau mencoba mencari uang. Hasil penyelidikan polisi, dalam pengakuan para pelaku, setiap orang menerima uang sekira 20-30 dolar Singapura untuk setiap download yang dilakukan netizen. Dan hasil investigasi kriminal cyber Korea, diperoleh kesimpulan bahwa gambar mirip Solbi di video porno yang beredar bukanlah Solbi.(efi)
Bona ‘Gayus’: Pelaku Bom Ingin Pecah Persatuan
GORONTALO – Bom bunuh diri di Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton Solo, Jawa Tengah, dikecam banyak pihak. Termasuk musikus Bona Paputungan.
Meski kondisi fisik pelantun Andai Aku Gayus Tambunan ini lemah, Bona terus mengikuti perkembangan berita ledakan bom bunuh diri di Solo melalui televisi di kamar perawatan. Bona kini masih terbaring lemas di RSUD Dr Aloe Saboe akibat kelelahan dan sakit liver.
“Saya kaget ada bom lagi,” ujar Bona lemah, saat ditemui di RSUD Dr Aloe Saboe, Gorontalo, Sulawesi Utara, Senin (26/9/2011).
Menurut Bona, aksi pengeboman ini sangat biadab dan tidak bertanggung jawab karena dilakukan di tempat ibadah. “Ini dilakukan karena ingin memprovokasi dan memecah persatuan masyarakat Indonesia,” duganya.
Dia meminta seluruh elemen bangsa agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga persatuan antar umat beragama. Bona juga berharap masyarakat Indonesia bisa lebih damai.
Bom bunuh diri terjadi di GBIS Kepunton, Solo, Jawa Tengah, Minggu, 25 September, sekira pukul 10.55 WIB. Sedikitnya, 24 orang luka dan masih dalam perawatan di RS Dr Oen Solo. Sementara korban tewas seorang yang diduga kuat pelaku pengeboman.
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, semalam, mengatakan, pelaku terkait dengan peledakan yang terjadi di masjid Mapolresta Cirebon pada April lalu. Dugaan itu diperkuat dengan kemiripan foto pelaku bom bunuh diri, Ahmad Yoesefa, dengan foto DPO yang dirilis polisi. Namun hingga saat ini polisi masih mencocokkan identitas melalui tes DNA.(Zainal Ahmad/RCTI/ang)
Pelaku Pencabulan Widi ‘Vierra’ Disembunyikan
JAKARTA – Pelaku pencabulan terhadap Widi ‘Vierra’ sudah berhasil diketahui. Namun, pihak Widi belum mau membeberkan identitas pelaku yang telah mereka kantongi.
“Belum bisa diinformasikan segala macamnya karena itu tidak bisa diinformasikan dulu ya,” tolak kuasa hukum Widi, Minola Sebayang, ditemui di Polres Jakarta Selatan, Jalan Wijaya, Jakarta Selatan, Kamis (4/8/2011).
Minola beralasan jika identitas tersangka sudah dibeberkan di media massa, pelaku bisa saja menghilangkan barang bukti. Apalagi, para pelaku yang berjumlah tiga orang itu punya peranan penting dalam mengungkap kasus pelecehan terhadap Widi.
“Ya sudah ada. Dari mana golongan pelakunya sudah ada untuk klasifikasi golongan-golongan seperti itu. Bukti sudah ada. Cuma kami tidak mau terlalu menginformasikan detailnya karena sang pelaku bisa menghilangkan barang bukti nantinya kalau diberitahu,” kilahnya.(rik)
Categories: Entertainment Tags: Disembunyikan, Pelaku, Pencabulan, Vierra, Widi






